Kenali Perubahan pada Payudara Sedini Mungkin
Banyak perempuan baru memperhatikan kesehatan payudara ketika menemukan benjolan. Padahal, benjolan bukan satu-satunya perubahan yang perlu diperhatikan. Mengenali tampilan dan rasa payudara yang biasanya akan membantu kita menyadari ketika ada sesuatu yang berbeda.

Kenali Perubahan pada Payudara Sedini Mungkin
Payudara memang dapat berubah sepanjang hidup. Menstruasi, kehamilan, menyusui, perubahan berat badan, penggunaan obat tertentu, dan pertambahan usia dapat memengaruhi bentuk, rasa, atau kepadatan payudara. Banyak perubahan bersifat jinak dan bukan kanker. Meski demikian, perubahan baru atau tidak biasa tetap perlu diperiksa agar penyebabnya dapat diketahui.
Perubahan yang sebaiknya diperhatikan antara lain benjolan baru pada payudara atau ketiak, bagian yang terasa lebih tebal atau keras, serta perubahan ukuran atau bentuk salah satu payudara. Perhatikan juga jika puting tiba-tiba tertarik ke dalam, berubah arah, atau mengeluarkan cairan yang bukan ASI.
Kulit payudara juga dapat memberikan petunjuk. Kemerahan, pembengkakan, kulit yang berlesung atau mengerut, perubahan tekstur menyerupai kulit jeruk, ruam yang tidak membaik, serta kulit bersisik di sekitar puting perlu dikonsultasikan. Nyeri payudara sering disebabkan kondisi selain kanker, termasuk perubahan hormonal. Namun, rasa sakit yang menetap, hanya terjadi pada satu area, atau disertai perubahan lain sebaiknya tidak diabaikan.
Mengenali perubahan bukan berarti harus memeriksa diri dengan rasa takut setiap hari. Tujuannya adalah membangun kesadaran terhadap kondisi normal tubuh kita. Pilih waktu ketika payudara tidak terlalu sensitif, misalnya beberapa hari setelah menstruasi selesai. Lihat apakah ada perubahan pada bentuk atau kulit, lalu rasakan dengan lembut saat mandi atau berganti pakaian. Kamu tidak perlu mencari penyakit; cukup kenali apa yang biasanya ada dan perhatikan bila muncul sesuatu yang berbeda.
Jika menemukan perubahan, usahakan tidak langsung menyimpulkan bahwa itu kanker. Sebagian besar perubahan payudara bukan kanker. Namun, jangan pula menunggu sampai keluhan menjadi berat. Catat kapan perubahan ditemukan, apakah berkaitan dengan siklus menstruasi, dan apakah ada gejala lain. Buat janji dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan yang tepat. Bahkan jika mammogram sebelumnya normal, perubahan baru tetap layak disampaikan kepada tenaga kesehatan.
Dokter mungkin akan menanyakan riwayat kesehatan pribadi dan keluarga, melakukan pemeriksaan fisik, lalu mempertimbangkan pemeriksaan seperti USG, mammogram diagnostik, atau tes lain sesuai usia dan kondisi. Pemeriksaan yang diberikan kepada setiap orang dapat berbeda. Hindari membandingkan prosesmu dengan pengalaman orang lain atau memilih pemeriksaan sendiri hanya berdasarkan informasi media sosial.
Riwayat keluarga penting untuk disampaikan dengan jelas. Bila memungkinkan, ketahui siapa anggota keluarga yang pernah mengalami kanker payudara atau kanker ovarium dan pada usia berapa diagnosis diberikan. Informasi ini membantu dokter menilai risiko dan mendiskusikan apakah kamu memerlukan pendekatan skrining yang berbeda. Memiliki riwayat keluarga bukan berarti seseorang pasti akan terkena kanker, sedangkan tidak memiliki riwayat keluarga juga tidak membuat risiko menjadi nol.
Perlu dipahami pula bahwa kesadaran terhadap payudara tidak menggantikan skrining. Skrining dilakukan sebelum ada gejala, sedangkan pemeriksaan diagnostik dilakukan ketika terdapat keluhan atau perubahan. Jadwal dan jenis skrining perlu dibicarakan dengan dokter berdasarkan usia, riwayat keluarga, serta faktor risiko pribadi.
Hindari kebiasaan memeriksa terlalu keras atau berulang kali dalam satu hari karena dapat membuat payudara terasa nyeri dan meningkatkan kecemasan. Bila kamu belum yakin dengan perubahan yang dirasakan, catat lokasinya dan periksa kembali dengan lembut. Jika perubahan menetap atau membuat khawatir, konsultasi adalah langkah yang lebih tepat daripada terus mengeceknya sendiri.
Coach dan komunitas Curves dapat mengingatkan pentingnya peduli terhadap tubuh, tetapi diagnosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan. Jika kamu merasa cemas, ajak orang terpercaya untuk menemani saat konsultasi. Dukungan sederhana dapat membuat proses pemeriksaan terasa lebih ringan.
Mengenali payudara bukan tentang mencari alasan untuk takut. Ini adalah bentuk perhatian kepada diri sendiri. Jangan malu membicarakan perubahan pada payudara dan jangan merasa keluhanmu terlalu kecil untuk diperiksa. Semakin cepat perubahan dievaluasi, semakin cepat pula kamu mendapatkan kejelasan dan langkah yang sesuai.
Tubuhmu layak didengarkan, bahkan ketika perubahan yang terasa masih tampak kecil.