Olahraga Sebagai Pengendalian Berat Badan dan Pencegahan Obesitas


Nada Fillyaninda WriterNada Fillyaninda Writer, 04 Aug 2023

Kegemukan disebabkan oleh ketidakseimbangan energi terlalu banyak kalori yang masuk, terlalu sedikit kalori yang terbakar. Beberapa faktor memengaruhi jumlah kalori atau energi yang dibakar seseorang setiap hari, antara lain usia, ukuran tubuh, dan genetika. Tetapi faktor yang paling bervariasi dan yang paling mudah dimodifikasi adalah jumlah aktivitas yang dilakukan setiap hari. Menjaga keaktifan dapat membantu seseorang tetap pada berat badan yang sehat atau menurunkan berat badan. Ini juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, stroke, tekanan darah tinggi, osteoporosis, dan beberapa jenis kanker, serta mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati. Gaya hidup yang tidak aktif hanya berdampak sebaliknya.

 

Meskipun ada banyak manfaat kesehatan dari aktivitas fisik, orang-orang di seluruh dunia melakukan aktivitas fisik yang semakin sedikit – baik di tempat kerja, di rumah, maupun saat mereka bepergian dari satu tempat ke tempat lain. Secara global, sekitar satu dari tiga orang hanya sedikit atau bahkan tidak melakukan aktivitas fisik sama sekali. Dan jelas bahwa penurunan aktivitas fisik ini merupakan kontributor utama terhadap epidemi obesitas global, dan pada gilirannya, terhadap peningkatan angka penyakit kronis di mana pun.

 

Berapa Banyak Aktivitas yang Dibutuhkan untuk Mencegah Kenaikan Berat Badan?
Kenaikan berat badan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan kondisi kronis lainnya. Karena sulit bagi orang untuk menurunkan berat badan dan mempertahankannya, lebih baik mencegah kenaikan berat badan dari awal. Semakin aktif seseorang, semakin mungkin mereka menjaga berat badan tetap stabil. Namun, masih diperdebatkan seberapa banyak aktivitas yang dibutuhkan orang untuk menghindari penambahan berat badan. Olahraga dapat membantu dalam menurunkan berat badan, tetapi tampaknya efektif saat dikombinasikan dengan rencana makan yang mengurangi kalori. Jika seseorang tidak membatasi asupan kalori, mereka kemungkinan perlu berolahraga dalam waktu yang lama atau dengan intensitas tinggi untuk menurunkan berat badan.

 

Bagaimana Aktivitas Mencegah Obesitas?
Aktivitas fisik meningkatkan total pengeluaran energi seseorang, yang dapat membantu mereka tetap dalam keseimbangan energi atau bahkan menurunkan berat badan, asalkan mereka tidak makan lebih banyak untuk mengompensasi kalori ekstra yang mereka bakar. Aktivitas fisik mengurangi lemak di sekitar pinggang dan lemak tubuh keseluruhan, memperlambat perkembangan obesitas abdominal. Latihan beban, push-up, dan aktivitas lain yang menguatkan otot membangun massa otot, meningkatkan energi yang dibakar oleh tubuh sepanjang hari-bahkan saat beristirahat-dan memudahkan pengendalian berat badan. Aktivitas fisik mengurangi depresi dan kecemasan dan dorongan suasana hati ini dapat memotivasi orang untuk tetap berpegang pada regimen olahraga mereka dari waktu ke waktu.

 

Peran Olahraga dalam Pengendalian Berat Badan:

1. Peningkatan Metabolisme
Olahraga meningkatkan tingkat metabolisme tubuh kamu, yang berarti tubuh akan membakar lebih banyak kalori saat beristirahat. Dengan demikian, olahraga membantu kamu membakar lebih banyak kalori dan mendukung upaya penurunan berat badan.

2. Penggunaan Energi
Ketika kamu berolahraga, tubuh kamu menggunakan energi dari kalori yang kamu makan sebagai bahan bakar. Jika kamu mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang kamu bakar, kamu akan menyimpan kelebihan kalori sebagai lemak tubuh. Olahraga membantu mengurangi kelebihan kalori dan mencegah penimbunan lemak yang berlebihan.

3. Pengembangan Otot
Olahraga yang melibatkan beban atau resistensi membantu meningkatkan massa otot kamu. Otot memiliki kecenderungan untuk membakar lebih banyak kalori daripada lemak, bahkan saat istirahat. Dengan demikian, semakin banyak massa otot yang kamu miliki, semakin efisien tubuh kamu dalam membakar kalori.

4. Mengurangi Nafsu Makan
Beberapa jenis olahraga dapat membantu mengurangi nafsu makan dan mengontrol keinginan makan yang berlebihan. Ini dapat membantu kamu mengonsumsi jumlah kalori yang lebih seimbang dan mendukung penurunan berat badan.

 

Peran Olahraga dalam Pencegahan Obesitas

  1. Membakar Kalori Berlebih

Obesitas terjadi ketika jumlah kalori yang dikonsumsi lebih banyak daripada jumlah kalori yang dibakar oleh tubuh. Olahraga membantu kamu membakar kalori ekstra dan mencegah terjadinya penimbunan lemak yang berlebihan.

2. Mengontrol Lemak Tubuh

Olahraga membantu mengontrol lemak tubuh dengan meningkatkan metabolisme lemak. Hal ini dapat mengurangi lemak di dalam tubuh dan mengurangi risiko obesitas.

3. Menjaga Keseimbangan Energi

Olahraga membantu kamu menciptakan keseimbangan energi yang baik antara asupan kalori dan pembakaran kalori. Ini penting untuk mencegah terjadinya penimbunan lemak berlebih dan mencegah obesitas.

4. Meningkatkan Kesehatan Jantung dan Kardiorespirasi

Olahraga yang melibatkan kardio atau latihan aerobik membantu meningkatkan kesehatan jantung dan kapasitas paru-paru. Ini mendukung kinerja sistem kardiorespirasi dan membantu kamu tetap aktif dan bugar.

 

Tips untuk Memulai dan Menjaga Rutinitas Olahraga

Pilih Aktivitas yang Anda Nikmati: Pilih jenis olahraga atau aktivitas fisik yang kamu nikmati agar kamu lebih termotivasi untuk melakukannya secara teratur.

Tetapkan Tujuan yang Realistis: Tentukan tujuan olahraga yang realistis dan terukur. Mulailah dengan target kecil dan tingkatkan secara bertahap.

Sertakan Beragam Aktivitas: Kombinasikan berbagai jenis olahraga, seperti kardio, latihan beban, yoga, atau berjalan kaki, untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.

Buat Jadwal Rutin: Jadwalkan waktu untuk berolahraga secara teratur dalam minggu kamu. Jadwal yang konsisten membantu kamu memprioritaskan olahraga dalam rutinitas harian kamu.

Ajak Teman atau Keluarga: Berteman olahraga atau berolahraga bersama keluarga dapat menjadi cara yang menyenangkan untuk tetap termotivasi dan saling mendukung.

Lakukan Peregangan Sebelum dan Sesudah: Jangan lupa untuk melakukan peregangan sebelum dan sesudah berolahraga untuk menghindari cedera dan memperbaiki fleksibilitas otot kamu.

Istirahat dan Pulihkan: Beri tubuhmu waktu untuk pulih setelah sesi olahraga yang intens. Istirahat yang cukup membantu tubuh kamu memulihkan diri dan siap untuk sesi olahraga berikutnya.

 

Ingatlah bahwa olahraga adalah bagian penting dari pola hidup sehat dan mendukung upaya untuk mengendalikan berat badan dan mencegah obesitas. Dengan merencanakan dan memprioritaskan waktu untuk berolahraga secara teratur, kamu dapat mencapai tujuan kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup kamu secara keseluruhan. Selamat berolahraga!