Kontrol Gula Darah dengan Olahraga


Nada Fillyaninda WriterNada Fillyaninda Writer, 19 Jan 2023

Olahraga terlalu berat pasti tidak bisa dilakukan oleh para penderita yang sudah berusia lanjut. Padahal, olahraga ada banyak jenis dan kegunaannya masing-masing dan tentu saja untuk mereka yang mengidap diabetes, olahraga yang mereka lakukan harus sesuai dengan kondisi fisik masing-masing pasien diabetes.

Olahraga untuk para penderita diabetes wajib yang sifatnya bisa membakar lemak dan juga gula. Dengan terbakarnya lemak dan gula tersebut kadar gula bisa menurun sekaligus menurunkan berat badan. Di sinilah kita bisa melihat hubungan erat antara diabetes dengan obesitas. Kebanyakan mereka yang diabetes berat badannya berlebih dan mereka yang berat badannya berlebih lebih berisiko terkena diabetes.

Gula darah tinggi atau disebut juga dengan hiperglikema adalah kondisi di mana kadar glukosa di dalam darah mengalami kenaikan. Kondisi ini biasanya dialami oleh penderita diabates, atau mereka yang tengah mengalami stres, kurang berolahraga, atau terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat. Ketika glukosa dalam darah naik, kamu bisa mengalami beberapa gejala seperti kesemutan, susah konsentrasi, sakit kepala, nyeri perut, mudah merasa lelah, juga mudah mengantuk.

Untuk menurunkan gula darah yang tinggi, berolahragalah secara teratur dan imbangi dengan pola diet seimbang. Banyak melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga, merupakan salah satu cara menjaga gula darah yang tepat pada penderita diabetes. Penderita diabetes tipe 2 sangat rawan mengalami obesitas, olahraga sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan berat badannya. Lantas apa peran olahraga berkaitan dengan gula darah?

  • Mempercepat pemulihan tubuh

Olahraga kardiovaskular dapat bermanfaat mempercepat pemulihan robekan otot, tendonitis, dan patah tulang. Meski demikian, perlu diingat bahwa sebelum kembali beraktivitas alangkah baiknya konsultasi ke dokter. Jika memang diperbolehkan, maka berolahraga di Curves dibawah pengawasan Curves Coaches, ya.

 

  • Meningkatkan energi

Mungkin banyak orang yang mengira bahwa olahraga itu hanya menguras energi. Padahal, sebenarnya olahraga akan memberi lebih banyak energi daripada menguras cadangan energimu, lho, Orang yang berolahraga secara teratur lebih cenderung memiliki lebih banyak energi di sepanjang hari. Hal ini disebabkan olahraga merangsang komponen sel mitokondria dalam tubuh dan menghasilkan bahan kimia alami untuk menciptakan energi.

 

  • Olahraga membantu meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja

Perlu diketahui bahwa orang yang berolahraga secara teratur itu sebenarnya jauh lebih mungkin untuk dapat mencapai keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik. Sebab, olahraga membantu mengurangi stres dan meningkatkan pikiran. Selain itu, postur tubuh jadi lebih baik, sehingga risko nyeri pun berkurang. Di sisi lain olahraga juga mampu meningkatkan energi, alhasil kamu tidak mudah kelelahan.

  • Mengurangi risiko penyakit jantung

Pola makan yang sehat memang penting untuk mencegah kanker, obesitas, penyakit jantung, dan penyakit lainnya. Akan tetapi, jangan lupa juga dengan latihan fisik, ya. Hal ini disebabkan olahraga bisa membantu mengubah sistem kekebalan tubuh. Selanjutnya, jika rutin olahraga dengan intensitas tinggi, maka detak jantung lebih stabil, kebugaran kardiovaskular meningkat, dan mengurangi risiko penyakit jantung.

 

  • Baik untuk persendian

Olahraga yang tepat dan disesuaikan dengan kondisi serta porsi tubuh dapat bermanfaat untuk persendian. Mengetahui hal ini, kamu semakin mengerti kalau olahraga tidak hanya bermanfaat bagi otot dan jantung saja, ya. Pasalnya dengan beraktivitas fisik secara rutin, olahraga dapat membuat persendia di tubuh jadi lebih fleksibel.

 

  • Membuat lebih bahagia

Rutin melakukan aktivitas fisik akan membuat istirahat malam menjadi lebih baik, yang mampu menghasilkan hidupmu jauh lebuuh bahagia. Hal ini berkaitan dengan peningkatan pelepasan endorfin atau kebugaran kardiovaskular. Sehingga pada akhirnya kamu pun jadi merasa lebih bahagia dan sehat.

 

Walaupun disarankan, untuk para penderita yang kandungan gula darahnya sangat tinggi sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu sebelum melakukan olahraga rutin. Kadar gula yang mulai menurun membuat olahraga bisa dilakukan lebih leluasa dan mencegah terjadinya kolaps atau ketosis. Agar kadar gula tidak menurun drastis saat berolahraga, konsumsilah makanan sebelum berolahraga. Makanan sehat seperti buah pisang sangat disarankan untuk dikonsumsi sebelum melakukan olahraga.

Berolahragalah secara rutin namun tidak menyiksa tubuh. Olahraga yang terlalu menguras tenaga biasanya justru akan menaikkan gula darah sesaat setelah kamu selesai berolahraga. Olahraga yang terlalu berlebihan akan membuat tubuh memproduksi hormon stres yang akan berimbas pada naiknya gula dalam darah. Kemudian, pilih pula waktu terbaik untuk berolahraga. Waktu terbaik untuk menguras keringat adalah setelah makan. Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter kapan waktu terbaik untuk berolahraga dan tentunya di Curves, kami memperbolehkan setiap member untuk berlatih kapanpun di waktu yang mereka inginkan.

Menjadi aktif secara fisik dengan melakukan latihan fisik ini akan menurunkan gula darah dan tingkat tekanan darah, mengontrol berat badan, meningkatkan energi, menghilangkan stres, dan membantu untuk mendapatkan tidur yang lebih nyenyak. Curves sangat peduli dengan kesehatan para member. Curves mengadakan bayak podcast, kegiatan-kegiatan yang mendukung kesehatan member terutama dalam hal mengontrol gula darah. Yuk, ketahui lebih lanjut mengenai gula darah, kesehatan yang kamu miliki, dan menjadi lebih sehat bersama Curves!