Favorite Fermentation Food


Nada Fillyaninda WriterNada Fillyaninda Writer, 27 Jul 2023

Hari ini, mari kita bahas tentang makanan dan minuman fermentasi, yang mengandung banyak manfaat bagi kesehatan. Makanan dan minuman terfermentasi biasanya mengandung bakteri alami yang biasa dipanggil probiotik. Bakteri ‘baik’ ini membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, terutama pencernaan.

Pola makan modern yang penuh gula serta gaya hidup sibuk dan penuh tekanan, bisa membuat jumlah bakteri jahat bertambah banyak! Nah, makanan fermentasi yang kaya akan bakteri probiotik akan memperbaiki kondisi flora alami usus kita. Dan, carinya tuh gak susah, lho! Banyak banget makanan di Indonesia yang merupakan makanan fermentasi, seperti tempe, oncom, tauco dan tape yang gampang banget ditemukan di Jawa Barat. Jangan digoreng ya tapi, biar nutrisinya tetap lengkap.

Siapa sih yang gak kenal dengan makanan fermentasi?
Dimulai sebagai cara untuk mengawetkan makanan dan minuman sebelum datangnya lemari pendingin, dalam proses ini mikroorganisme berupa ragi, jamur atau bakteri ditambahkan sebagai pengawet alami dan mengurai gula atau pati menjadi alkohol atau asam.

Transformasi dari gula dan pati menambah jumlah bakteri yang bermanfaat untuk tubuh kita, yang disebut probiotik. Bakteri baik yang hidup di usus kita itu penting banget ya, girls. Mereka membantu pencernaan, penyerapan dan asimilasi nutrisi dari makanan. Selain bakteri baik ada juga yang nakal, dan kalau jumlahnya lebih banyak bisa menimbulkan kembung, konstipasi bahkan diare. Pola hidup modern yang membuat kita konsumsi lebih banyak gula dan lebih banyak stress, memberi makan bakteri nakal ini.

Nah, probiotik membantu menyeimbangkan jumlah bakteri baik supaya tubuhmu lebih sehat!
Makanan fermentasi lebih mudah dicerna, penuh dengan vitamin dan mineral yang gampang diserap tubuh, bisa melapisi mukosa di usus dan membantu imunitas tubuh, dan karena serotonin yang membuat kita merasa happy dihasilkan di usus, probiotik bisa lah ya kita bilang bikin jadi lebih bahagia!

Beberapa alasan mengapa kita harus makan makanan berfermentasi adalah sebagai berikut:

  1. Peningkatan kesehatan pencernaan
    Proses fermentasi melibatkan mikroorganisme baik, seperti bakteri probiotik, yang membantu memecah dan mencerna nutrisi dalam makanan. Konsumsi makanan berfermentasi dapat membantu memperbaiki keseimbangan bakteri usus, memperkuat sistem pencernaan, dan mengurangi masalah pencernaan seperti gas, kembung, dan sembelit.
  2. Sumber probiotik alami
    Makanan berfermentasi kaya akan probiotik alami yang mendukung kesehatan usus. Probiotik membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi peradangan, dan dapat berkontribusi pada kesehatan mental dan kognitif.
  3. Penyerapan nutrisi yang lebih baik
    Fermentasi dapat mengurangi kadar antinutrien dalam makanan, yaitu senyawa yang menghambat penyerapan nutrisi oleh tubuh. Dengan mengonsumsi makanan yang telah difermentasi, tubuh dapat lebih baik menyerap vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya dari makanan tersebut.
  4. Meningkatkan kualitas rasa dan tekstur makanan
    Proses fermentasi dapat meningkatkan rasa, aroma, dan tekstur makanan. Makanan yang difermentasi sering memiliki cita rasa yang lebih kaya dan unik, membuat pengalaman makan menjadi lebih menyenangkan.
  5. Menambah variasi dalam pola makan
    Makanan berfermentasi menawarkan variasi dalam pola makan, membuka peluang untuk mencoba makanan baru dan berbeda. Ini membantu mencegah kebosanan dalam pola makan sehari-hari dan mendorong konsumsi nutrisi yang beragam.
  6. Mengurangi risiko alergi dan intoleransi
    Fermentasi dapat menghancurkan sebagian besar protein yang menyebabkan reaksi alergi atau intoleransi makanan. Oleh karena itu, beberapa orang yang biasanya memiliki masalah dengan makanan tertentu mungkin dapat mentoleransi makanan yang telah difermentasi.

    Ingatlah selalu untuk memperhatikan keberagaman dalam pola makan kamu, termasuk berbagai jenis makanan fermentasi. Kombinasikan makanan fermentasi dengan makanan lain yang sehat, seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan protein, untuk mendapatkan manfaat yang optimal bagi kesehatan secara keseluruhan.