Diet Sesuai Usiamu: Usia 20-30an


Sasmaya WriterSasmaya Writer, 01 Jul 2022

Seiring usia, ketertarikan, prioritas dan kebiasaan makan kita berubah. Jadi, gak heran kalau kebutuhan gizi kita juga berubah. Prinsip utama dari diet yang sehat akan tetap sama saat usia kita 25 maupun 65 tahun–kita butuh keseimbangan nutrisi untuk jadi sehat, terlihat dan merasa baik setiap saat.

Tapi, ada kebutuhan nutrisi yang spesifik sesuai dengan usiamu, lhoo!!

 

Usia 20-30an: Nutrisi untuk Hari Sibuk!

Hidup lebih sibuk di usia produktif ini, dan seringkali kita lupa kebutuhan nutrisi kita. Banyak perempuan di usia ini gagal memenuhi rekomendasi nutrisi kunci seperti kalsium, asam folat dan zat besi. 90% wanita bahkan mengalami anemia di usia ini. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kesehatan, terutama jika kamu hamil di usia ini.

Kondisi tulang juga terus berkembang (dengan asupan kalsium dan vitamin D yang bagus) hingga akhir usia 20-an. Maka, nutrisi untuk kesehatan tulang sangat penting untuk mencegah resiko osteoporosis di masa depan. Kalsium dan vitamin K dan D dapat ditemukan pada berbagai sayuran hijau, telur dan ikan.

Kebiasaan tidak sarapan ditambah jajan makanan yang tinggi garam dan gula, membuat konsumsi serat di usia ini sangat rendah. Rata-rata perempuan usia 20-30an mengonsumsi 19 gr serat per hari, padahal kebutuhan harian minimalnya adalah 30 gr! Berbagai masalah pencernaan pun sering dialami walau masih terasa ringan, seperti konstipasi dan masalah asam lambung. Padahal, ini bisa menambah resiko penyakit jantung dan tekanan darah tinggi!

 

Apa yang Harus Dimakan?

Makanan tinggi kalsium

Pastikan kamu mengonsumsi jumlah kalsium yang dibutuhkan setiap hari. Saat kamu hamil, kebutuhan kamu juga akan lebih tinggi. Sayuran berdaun hijau seperti kale, bayam, kubis, brokoli dan bokcoy memiliki kandungan kalsium. Kacang almond, salmon, sardin, tahu, buncis, susu almond, susu kedelai dan air tajin juga menjadi alternatif yang baik untuk tambahan kalsium.

 

Rendah Garam

Konsumsi garam dalam jumlah sedikit saja, dan gantilah garam meja dengan alternatif yang lebih sehat, seperti Himsalt dan Garam Laut. Untuk menambah rasa, gunakan rempah dan bumbu dapur: bawang putih, merica hitam, cabai, jeruk nipis, dan semacamnya. Gunakan garam hanya di akhir proses memasak.

 

Makanan Tinggi Folat

Folat atau vitamin B9 memiliki manfaat penting untuk perempuan, baik sebelum hamil maupun saat mengandung, karena membantu pertumbuhan janin. Wanita dewasa membutuhkan 200 mikrogram folat sehari, tapi saat kamu dalam program hamil atau sedang hamil, konsumsi hingga 400 mikrogram folat setiap hari hingga kehamilan berusia 12 minggu.

Dapatkan folat dari brokoli, sayuran berdaun hijau gelap, kacang-kacangan dan hati ayam.

Folat atau vitamin B9 memiliki manfaat penting untuk perempuan, baik sebelum hamil maupun saat mengandung, karena membantu pertumbuhan janin. Wanita dewasa membutuhkan 200 mikrogram folat sehari, tapi saat kamu dalam program hamil atau sedang hamil, konsumsi hingga 400 mikrogram folat setiap hari hingga kehamilan berusia 12 minggu.

Dapatkan folat dari brokoli, sayuran berdaun hijau gelap, kacang-kacangan dan hati ayam.

Jangan lupa berolahraga!

Di usia produktifmu, kadang sulit menyempatkan diri untuk berolahraga. Padahal, kamu butuh minimal 90 menit latihan intensitas sedang setiap minggunya, agar kondisi tubuhmu selalu sehat, lho.

Ayo latihan di curves! gym khusus perempuan yang hanya membutuhkan 30 menit setiap sesinya, cocok untukmu yang aktif dan sibuk. kamu akan melatih seluruh bagian tubuh, didampingi coach dan mendapatkan laporan setiap bulan untuk memantau progresss.